Skip directly to content

History

To read more please click the title or the picture.
Title The story
Hotel des Indes (ID)Hotel des Indes

Pendahuluan

Kalau kita sekarang berbicara tentang Duta Merlin, tentu sudah tidak ada bekasnya. Bagi kaum muda mungkin hanya tahu Duta Merlin di kawasan Harmoni yang sekarang telah menjadi area pertokoan dan perkantoran. Duta Merlin dulunya adalah hotel yang sangat kenamaan dan bergengsi di Jamannya.

Artikel ini ditulis oleh Siswadhi berjudul Matinya Hotel yang Berumur 115 Tahun dan diterbitkan dalam majalah Intisari terbitan Juni 1988 yang berjudul Batavia Kisah Jakarta Tempo Doeloe.

Hotel des IndesHotel des Indes

Introduction

If we are now talking about Hotel des Indies, it would have been disappeared. For young people may only know Duta Merlin in the area of Harmoni which has become an area of shops and offices. Duta Merlin before was a very famous and prestigious hotel.

This article was written by Siswadhi entitled Death of a Hotel that was already 115 Years Old and published in Inti Sari magazine, June 1988 entitled The Story Batavia Old Jakarta. We translate this article into English in order to be read by every one as promotion of Jakarta Old City tourism.

Sejarah dan Keindahan 2Pintu Gerbang Kota Batavia

Jangan lupa, perkawinan antara bagian kota lama dengan yang baru menjadi bagian dari eksperimen arsitektur. Kota-kota seperti Barcelona adalah kota yang penuh dengan bangunan baru yang menakjubkan, tetapi di sini juga terkenal dengan La Rambla dan bangunan-bangunan kunonya yang terpelihara dengan baik. Sagrada Familia, bangunan Art- Nouveau karya Gaudi yang dibangun abad 19 dan belum selesai, sekarang dilanjutkan dengan teknologi baru. Keindahan menjadi perkawinan yang sempurna antara bagian bangunan yang lama dengan yang baru.

History and Beauty 2The Port of Batavia

Do not forget, the marriage between the old part of the town with the new one is architectural experimentation. Cities like Barcelona is full of amazing new buildings. However, the famous La Rambla and ancient buildings are well maintained. Sagrada Familia, Gaudi's Art Nouveau building built in 19th century and unfinished, is now continued with the new technology, the beauty of being a perfect marriage between the old buildings with new ones.

Sejarah dan Keindahan 1Gedung Harmoni di Molenvliet sekarang Jalan Gajah Mada yang telah tiada.

Bukan saja sebagai mata pelajaran yang di ajarkan kepada anak-anak sekolah baik SD, SMP, dan SMA, sejarah juga ada di semua ilmu. Sejarah bukan hanya tentang silsilah raja-raja yang harus di hafalkan, tetapi sebuah metoda untuk memprediksi keadaan dimasa depan. Bahkan ilmu-ilmu yang jauh dari ilmu sejarah, seperti silsilah raja tadi, selalu memiliki subyek sejarah sebagai bagian dari ilmu tersebut.

Semua ilmu menggunakan sejarah sebagai dasar analisa. Di dalam Ilmu ekonomi juga di kenal ilmu sejarah ekonomi yang mengamati keadaan ekonomi di masa lalu untuk membaca keadaan ekonomi masa kini.

History and Beauty 1Harmonie Building in Molenvliet, today Gajah Mada Street that was already gone forever.

Not only as a subject taught to school children either elementary, junior high and high school, history is also present in all sciences. History is not just about the genealogy of the kings that have to be memorized, but a method to predict the future state. Even any sciences, that  is far from history, such as that genealogy of the king mentioned before, always have their history subject.

All the sciences are using history as a basis for analysis. In economics it is also known economic history that observe the state of the economy in the past to read the state of the economy today.

Wajah Yang MenduaHeerestraat

Kita mengenal jalan Anyer-Panarukan yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa yang akhirnya menjadi jalur Pantura. Pembangunan jalan yang di lakukan Daendels dengan mengorbankan sepuluh ribu nyawa manusia ini telah mengakibatkan timbulnya kota-kota di sepanjang jalan ini. Jalan ini menjadi jalur ekonomi Pulau Jawa yang jika terganggu akan mengakibatkan terganggunya nadi ekonomi seluruh negeri. Kita juga mengenal Lapangan Banteng, Istana Presiden dan Istana Wakil Presiden, Gereja Imanuel, dan berbagai bangunan di sekitar Monas.

An Ambiguous FaceHeerestraat

We know the road from Anyer to Panarukan linking various cities in Java which eventually became the northern coast line. Daendels road construction done at the expense of tens of thousands of human lives has led to the emergence of the towns along this road. This road is the main Java island economic line which if disturbed would lead to disruption of the economic pulse of the whole country. We also know the Banteng Square, the Presidential and Vice Presidential Palaces, Immanuel Church, and various buildings around Monas, the national park.

Nilai Ekonomi SejarahAmphitheater in Pompeii

Sejarah hanyalah fakta masa lalu yang berhubungan dengan nilai-nilai sosial budaya yang tidak ada nilai ekonomi. Ilmu sejarah adalah ilmu yang merekonstruksi peradaban masa lalu, masa yang sudah dilupakan orang dan terkubur dari kehidupan modern. Itulah mengapa banyak orang Indonesia tidak menghargai sejarah. Lihat, di Negara ini hanya segelintir perguruan tinggi yang memiliki jurusan sejarah, tidak imbang dengan negeri ini yang memiliki sejarah yang panjang, terbagi dalam puluhan periode dengan berbagai sejarah lokal karena bangsa ini terdiri dari beratus suku bangsa.

Tetapi menjadi lain

The Economic Value of HistoryAmphitheater in Pompeii

History is just old facts relating to the socio-cultural significances without economic value. It is the science of reconstructing the civilization of the past, which had been forgotten and buried from modern life. That is why many Indonesian do not appreciate the history. Look, in this country only a few universities have departments of history, do not draw with this country that has a long history, divided into dozens period with a variety of local history as this nation is made up of hundreds of tribes.

But it is different if history is associated with existing artifacts such as buildings

Pages