Skip directly to content

Meet the Planners

To read more please click the title or the picture.
Title The story
Mega Urbanisasi di Jakarta 2Pasar Baru

Saat ini sudah lebih dari 80 pusat perbelanjaan di Jakarta. Mereka diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok; dari pusat perbelanjaan khusus menjual telepon seluler seperti Roxy Mas, sampai Dusit mal dan Mangga Dua Mal yang mengkhususkan diri dalam menjual komputer. Ada mal yang tidak mengkhususkan diri dalam menjual barang tertentu seperti Taman Anggrek Mal, ia memiliki berbagai atraksi dari es skating, pameran, bioskop dan hiburan musik bagi pengunjung mereka di lantai dasar. Pasar lama seperti Pasar Pagi Mangga Dua dan Pasar Tanah Abang mengkhususkan diri pada pakaian. Mereka mungkin

Mega-urbanization of Jakarta 2Pasar Baru (New Market)

At present there are more than 80 shopping centers in Jakarta. They are classified into several specification from a shopping centre specialized  selling cellular phone such as Roxy Mas, to Dusit mall and Mangga Dua Mall that specialize in selling computer. There are of course malls that are not specialized in a certain good such as Taman Anggrek mall, it has various thing from ice-scatting, exhibition to movie and music entertainment for their visitors at its ground floor. The old market such as Pasar Pagi Mangga Dua and Pasar Tanah Abang are specialized in clothes.

Mega-urbanization di Jakarta 1Pasar Glodok

Mega-urbanisasi di Jakarta adalah akumulasi beberapa aspek, berkisar dari transportasi perkotaan yang berat sampai jumlah penduduk perkotaan yang sudah lebih dari 10 juta orang di malam hari. Bahkan pada siang hari melebihi 12 juta orang karena banyak komuter tinggal di Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor datang untuk bekerja di kota ini. Daerah perkotaan tumbuh ke ukuran raksasa yang mencaplok kota-kota kecil di sekitarnya menjadi Jabodetabek.

Mega-urbanization of Jakarta 1Glodok Market

Mega-urbanization in Jakarta is accumulation of several aspects, ranges from heavy urban transportation to the influx of urban inhabitant that is already more than 10 million people in the evening. In the day there are more than 12 million people in Jakarta because many commuter live in Bekasi, Tangerang, Depok, and Bogor come to work in the city. The urban area sprawls into its gigantic size taking smaller towns in its surrounding into Jabodetabek area.

Mega Urbanisasi di JakartaGlodok di Jakarta

Mega-urbanisasi di Jakarta adalah akumulasi beberapa aspek, berkisar dari transportasi perkotaan yang berat sampai jumlah penduduk perkotaan yang sudah lebih dari 10 juta orang di malam hari. Bahkan pada siang hari melebihi 12 juta orang karena banyak komuter tinggal di Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor datang untuk bekerja di kota ini.

Mega-urbanization of JakartaGlodok in Jakarta

Mega-urbanization in Jakarta is accumulation of several aspects, ranges from heavy urban transportation to the influx of urban inhabitant that is already more than 10 million people in the evening. In the day there are more than 12 million people in Jakarta because many commuter live in Bekasi, Tangerang, Depok, and Bogor come to work in the city.

Belajar dari Gili TrawanganGili Trawangan Island West of Lombok Island

Gili bagi orang Pulau Lombok berarti pulau yang sangat kecil. Gili Trawangan adalah pulau kecil dari tiga gugusan pulau di sebelah Barat Pulau Lombok. Dua pulau kecil yang lain adalah Gili Meno dan Gili Air. Pulau ini sangat kecil, untuk mengelilinginya dengan cidomo atau dokar yang ditarik kuda hanya butuh waktu sekitar satu Jam. Jalan-jalannyapun sempit hanya selebar lima meter, bahkan pada ruas tertentu lebarnya hanya tiga meter. Selain itu, jalan-jalan ini masih merupakan jalan tanah berpasir.

Learning From Gili TrawanganGili Trawangan Island West of Lombok Island

Gili for people of Lombok Island means a very small island. Gili Trawangan is a small island of the three islands in the west of the Island of Lombok. Two other small islands are Gili Meno and Gili Air. The island is very small, to surround it with cidomo or horse-drawn buggy only takes about one hours. The streets are too narrow only five meters wide, even on a specific segment merely three meters wide. In addition, these streets is still a sandy dirt road. But unthinkably this island developed into tourist place with all the amenities of modern life.

Tourists on vacation to the island is

Bangkitnya Kota Lama JakartaKompas 18 Maret 2015

Hari ini tanggal 18-05-2015 harian Kompas di Halaman 27 menampilkan artikel yang sangat membesarkan hati kita bahwa revitalisasi kota lama Jakarta menunjukkan langkah maju. Tetapi adalah bagian dari tulisan ini yang membuat kita menjadi ragu karena ternyata banyak PR di kota lama karena banyak yang tidak tertib dan kotor.

Kita tahu kereta api Komuter baik dari Jakarta ke Bogor, Bekasi, Tangerang maupun Serpong dulu merupakan kereta api yang buruk.

The rise of Jakarta Old CityKompas 18 Maret 2015

Today March 18, 2015 Kompas daily on page 27 showing very encouraging article that the revitalization of Jakarta old town shows a step forward. But it is part of this paper that makes us doubt because it turns out a lot of homework in the old town as many disorderly and dirty.

We know that commuter train from Jakarta to Bogor, Bekasi, Tangerang or Serpong before is a bad commuter train.

Pages