Skip directly to content

Top Writing

To read more please click the title or the picture.
Title The Story
1. Kota yang IndahKapal-kapal di Batavia

Bukan suatu yang berlebihan jika para penyair memuja kota Batavia karena kanal-kanalnya yang ramai untuk arteri transportasi. Juga bukan suatu kebetulan bahwa kanal utama kota sebagian besar dibaptis dengan nama yang berasal dari dunia hewan tropis. Ada kanal buaya, singa, badak, macan dan kerbau yang semuanya terhubung menjadi kanal lalu-lintas. Batavia adalah kota yang dibangun dengan model “Vaderlandsch”, dengan sungai besar sebagai kanal utama yang terletak ditengah diantara kanal-kanal dan konstruksi batubata.

Sungai besar tadi adalah sungai Ciliwung yang memiliki enam belas anak

1. Beautiful CityThe Ships in Batavia

It was not excessive if the poets adored the city of Batavia as bustling canals for transportation arteries. Nor was it a coincidence that most of the city's main canals baptized with the name derived from the tropical animal world. There were canals crocodile, lion, rhino, tiger and buffalo were all connected into canal traffic. Batavia was a city built with the model of "Vaderlandsch", with large rivers as the main channel which was located in the middle between the canals and brick construction.

The great river was Ciliwung which had sixteen tributary, flowed from the Blue Mountains,

Tijgergracht (Kanal Macan) di BataviaPeta Batavia

Ada tulisan lama dari S Kalf yang menceritakan tentang keindahan kanal di Batavia, pada masa-masa VOC, orang Batavia memiliki prasarana lalu lintas dan, perhubungan air yang sempurna, yang semua keindahannya di tulis oleh penyair dan di gambarkan oleh para pelukis. Keindahan itu bukan karena kanal-kanal itu memiliki nama hewan dari alam tropis yang antara lain kanal badak, kanal buaya, kanal singa, kanal kerbau, yang semua itu dihubungkan dengan lalu-lintas seperti Venis di Italia. Dan tentu saja kanal-kanal itu tidak berbau. Inilah tulisannya

Tijgergracht (Tiger Canal) in BataviaThe Map of Batavia

There is an old article from S Kalf telling the beauty of the canal in Batavia, in the times of the VOC, the Batavian has perfect traffic infrastructure and water transportation, that all beauty was written by poets and depicted by painters. The beauty is not because the canals have animal names of tropical nature. Among them was rhinoceros canal, crocodile canal, lion canal, buffalo canal, and tiger canal which all were connected as traffic infrastructure like Venice in Italy. And of course, the canals are not smell.

Tahun Baru Imlek dan Almanak 2

Almanak tahunan dihitung berdasarkan kalender tradisional telah diproduksi oleh Biro Astronomi / Astrologi sejak zaman kuno, model klasik yang disebut perlengkapan Bulanan (Yueling). Pembuatan almanak adalah hak istimewa negara dan sangat penting, dimana Putra Langit (kaisar) akan menunjukkan kemampuannya membaca kosmos dan membawanya untuk mengatur kekaisaran. Almanak-almanak itu begitu berharga sehingga diangkut dalam tandu dan disambut dengan sujud sebelum didistribusikan ke pejabat tertinggi; serta versi yang lebih sederhana tersedia untuk umum.

Almanak - almanak ini tetap sangat populer

Chinese New Year and the Almanac 2

Yearly calculated almanacs based on the traditional calendar have been produced by the Bureau of Astronomy/Astrology since ancient times, modeled upon the classic called the Monthly Ordnances (Yueling). The making of the almanac was the privilege of state power and a crucial function, by which the Son of Heaven would show his ability to read the cosmos and bring order to the empire. The almanacs were so precious that they were transported in sedan chairs and greeted with prostrations before being distributed to the highest officials; more simple versions were available to the public.

These

Seri ID 012Fuqing Yamen

Semangat perjuangan tiada habisnya berkobar di hati Khe Pan Jang. Malam itu rombongan pejuang itu satu persatu keluar dari Rumah besar Keluarga Tan, merayap ke jalan kota Fuqing dengan perlahan. Dinginnya udara malam tidak terasa karena didalam benak mereka hanya satu, menyerang! Kegelapan malam sangat membantu pasukan pendekar Khe menuju kesasaran yakni Fuqing Yamen tempat para penguasa bermarkas. Obor yang menerangi pinggir jalan memberikan bayangan yang berkelebat dengan cepat. Suara penjaga malam dan kentongan yang berkumandang menemani malam, terlewati oleh bayangan pasukan Khe Pan Jang.

Series EN 012

The spirit of endless struggle raged in Khe Pan Jang’s heart. That night the fighter stepped out one by one of the large Tan family’s house, crept into Fuqing city streets slowly. They did not feel the chill of the night air as in their mind was only one, attack! The darkness of the night helped Khe warrior’s men heading to the target that is Fuqing Yamen, rulers headquartered. Torch which illuminates the roadside gave shadows flashed quickly. The sound of night watchman and bamboo drums that reverberated accompany the night, passed by the shadow of Khe Pan Jang’s men.

Khe Pan Jang was in

Tahun Baru Imlek dan Almanak 1

Tahun Baru imlek adalah selalu menjadi momen penting dalam kehidupan masyarakat Tionghoa di Jakarta dan Pecinan Glodok pada khususnya. Menyambut Tahun Baru rumah-rumah dibersihkan dan di beri pernak-pernik berwarna merah sebagai symbol harapan Tahun yang Baru akan memberi keberuntungan. Menyambut tahun baru juga banyak ramalan-ramalan berdasarkan Shio seseorang. Tulisan ini bukan meramal keberuntungan anda, tetapi membahas soal Kalender Tionghoa dan almanac yang menjadi dasar dari ramalan tadi.

Dalam kalender Tiongkok kuno, waktu dibagi menjadi siklus yang dapat diprediksi.

Chinese New Year and the Almanac 1

Lunar New Year is always an important moment in the life of the Chinese community in Jakarta especially in the China Town Glodok. Welcoming the New Year houses are cleaned and given red baubles as a symbol of hope that the New Year will give luck. In this time there are too many fortune tellings based someone’s Shio (12 astrological animal). This paper is not to predict your fortune, but to discuss the Chinese calendar and almanac that became the basis of fortune-telling.

Calendars in ancient China, time was divided into a predictable cycle.

Pages