Skip directly to content

Top Writing

To read more please click the title or the picture.
Title The Story
Arsitektur Tionghoa
Chinese Architecture
Rumah Toko dan Rumah Teras Orang Batavia (1)

Rumah toko atau ruko adalah tipe bangunan yang ada di seluruh Indonesia bahkan di kota terpencil sekalipun. Dimasa lalu karena keterbatasan konstruksi, hanya dibangun dua lantai. Sedang sekarang ruko ada yang dibangun sampai tiga atau empat lantai. Ruko biasanya bangunan tingkat dua atau lebih yang lantai dasar untuk toko  sedang di lantai atasnya untuk rumah tinggal. Ada juga ruko yang hanya satu lantai, bagian depannya untuk toko sedang bagian belakang untuk rumah tinggal.

Rumah Orang Batavia
Rumah Toko dan Rumah Teras Orang Batavia
Batavian Shop-house and Terrace-house (1).

Shop-house or Ruko in Indonesian is a type of existing buildings throughout Indonesia, even in the remotest town. A shop-house usually has two or more levels that the ground floor is for shop and the floors above is for living. In the past because of construction limitations, a shop-house is only erected two floors. Now people built a shop-house up to three or four floors. There is also one story shop-house, of which the front part is for shop and the rear part is for living.

Batavian Shop-house and Terrace-house
Batavian houseChinese Shophouse in Batavia
Seri ID 003Kehidupan di Batavia

Mereka memilki agama yang berbeda. Orang Tionghoa yang beragama tradisional Tiongkok Kong Hu Cu atau Budha, bertemu dengan Belanda  yang Kristen. Bagi penguasa, agama seakan menjadi panglima pengatur tata cara hidup sehari-hari. Sedang bagi orang Tionghoa, agama tidak dirasakan sebagai penuh peraturan yang di gariskan oleh manusia tetapi hidup yang diatur oleh alam dan menyatu dengan Tuhan. Batavia menjadi bukan milik penguasa dengan agamanya yang penuh peraturan, tetapi Batavia adalah milik semua umat manusia yang hidup beragam budaya dan kepercayaan didalamnya.

Series EN 003Life in Batavia

They were characterized by different religions. Chinese people who believed in the traditional Chinese faith: Confucian or Buddhist, met with Dutch who were Christian. For rulers, religion seemed to be the chief regulator of the way of life. For the Chinese religion was not perceived as fully outlined by the humans’ regulations. But life was governed by the nature and blend with God. Batavia became not belong to the ruler with full religious rules, but Batavia belonged to all human beings who lived in diverse cultures and belief.

Pages