Skip directly to content

Top Writing

To read more please click the title or the picture.
Title The Story
Tulisan Tentang Kelenteng

Rumah ibadah orang Tionghoa di Indonesia disebut Kelenteng. Kelenteng adalah kata dari Guan Yin Ting atau rumah ibadah Guan Yin (Lombart dan Salmon, 1985: 10).  Menurut Ezerman kata kelenteng dating dari suara lonceng yang datang dari kelenteng ketika ada upacara (Ezerman 1922). Kelenteng is the centre of Chinese community and the centre of Chinese cultural activity. Kelenteng merupakan pusat komunitas dan aktivitas budaya serta keagamaan orang Tionghoa. Ada 70 kelenteng di Jakarta tersebar di semua wilayah, ini memperlihatkan partisipasi orang Tionghoa sebagai bagian penghuni kota.

Tulisan

Writing on the Chinese temple

Chinese temple in Indonesia is called Kelenteng. It is a word that came from Guan Yin Ting or temple of Guan Yin (Lombart and Salmon, 1985: 10). According to Ezerman the word kelenteng comes from the sound of a bell that came out from the temple when there is a ceremony (Ezerman 1922). Kelenteng is the centre of religious and cultural activity of Chinese community. There are 70 of temple in Jakarta scattered in the cities manifest Chinese role in the setlement that makes common value of the inhabitants.

Writings on the Chinese temple in Java are scatered in several paper that are focusing on

Arsitektur Tionghoa
Chinese Architecture
Rumah Toko dan Rumah Teras Orang Batavia (1)

Rumah toko atau ruko adalah tipe bangunan yang ada di seluruh Indonesia bahkan di kota terpencil sekalipun. Dimasa lalu karena keterbatasan konstruksi, hanya dibangun dua lantai. Sedang sekarang ruko ada yang dibangun sampai tiga atau empat lantai. Ruko biasanya bangunan tingkat dua atau lebih yang lantai dasar untuk toko  sedang di lantai atasnya untuk rumah tinggal. Ada juga ruko yang hanya satu lantai, bagian depannya untuk toko sedang bagian belakang untuk rumah tinggal.

Rumah Orang Batavia
Rumah Toko dan Rumah Teras Orang Batavia
Batavian Shop-house and Terrace-house (1).

Shop-house or Ruko in Indonesian is a type of existing buildings throughout Indonesia, even in the remotest town. A shop-house usually has two or more levels that the ground floor is for shop and the floors above is for living. In the past because of construction limitations, a shop-house is only erected two floors. Now people built a shop-house up to three or four floors. There is also one story shop-house, of which the front part is for shop and the rear part is for living.

Batavian Shop-house and Terrace-house
Batavian houseChinese Shophouse in Batavia

Pages