Skip directly to content

Top Writing

To read more please click the title or the picture.
Title The Story
Dari Mall ke Kota lamaPasar Baru that is full of shoppers

Orang Jakarta adalah orang yang paling senang berjalan-jalan, berbelanja dan menikmati malam sambil bersantap. Kebanyakan kegiatan ini dilakukan didalam Mall yang terus menerus dibangun di segala penjuru kota. Di dalam mall, orang dapat melihat barang-barang, bertemu teman, duduk di puja sera bersama keluarga. Menjadi pertanyaan adalah: Mengapa kegiatan ini tidak di lakukan di Kota Tua yang bersejarah? Padahal di Eropa kegiatan ini dilakukan di kota lama.

From Malls to Old CityPasar Baru that is full of shoppers

People of Jakarta are the happiest people strolling, shopping and enjoying the evening while dining. Most of this activity is carried out in Malls that were continuously built in all parts of the city. In the mall, people can see stuff, meet friends, and sit at the food court with family. The question is: Why this activity is not done in the historic Old Town? Whereas in Europe, this activity is carried out in the old city. Various ways have been made to revive the old city such as night markets or activities held at the art museum Fatahilah plaza.

Bagaimana Menuju Batavia

Batavia adalah nama lama Jakarta, ibukota Indonesia. Dinamai Batavia ketika Belanda masih menjajah Indonesia. Sekarang tidak ada orang yang menyebut ibukota Indonesia dengan nama Batavia. Yang dinamakan Batavia adalah kota lama Jakarta yang hanya 2 kilometer persegi luasnya. Kota lama ini terletak di Jakarta Utara berbatasan dengan pantai. Jika anda pergi kesana dengan kereta api, kereta api akan berhenti di stasiun kota, stasiun terbesar di Jakarta. Stasiun ini terletak di bagian selatan kota tua.

How to Reach Batavia

Batavia is the old name of Jakarta, the capital of Indonesia. It was called Batavia when the Dutch still occupied Indonesia. Nowadays, no one will name the capital of Indonesia Batavia.  The so called Batavia is the old town of Jakarta that is only 2 sq. kilometers wide. It is located at north Jakarta bordering to the coastal line. If you go there by train, the train will stop at the central station, the biggest station in Jakarta. People call the station as “Stasiun Kota” or city station.  The station is located at the southern part of old Jakarta.

Seri ID 002Berbeda-beda di Kamar Lelang

Pada dasarnya peradaban kota adalah perbedaan budaya penghuninya yang menyatu penuh dengan kedamaian. Peradaban adalah keragaman manusia untuk saling mengerti dalam mengarungi kehidupan bersama-sama. Di dalam perbedaan, manusia disatukan oleh tujuan mendapatkan kesejahteraan bersama-sama. Kota yang beradab, memiliki penduduk yang berbudi, berkesopanan dan saling menghomati. Tetapi, kota yang beradab juga akan memberontak tatkala tempat sekelompok manusia disangkal dan dibuang dengan semena-mena.

Kerusuhan 1740Chinese Messacre infront of city hall of Batavia old Jakarta

Orang Tionghoa di Asia Tenggara menguasai perdagangan telah ditunjukkan dengan jung-jung mereka yang mendarat di pantai Pulau Jawa. Disertasi Blusse memiliki presentasi lengkap dalam kasus Batavia dan pasangannya Amoy di Tiongkok Selatan. Junk-junk tersebut yang mendarat di pantai Jawa Tengah dan Jawa Timur mungkin tidak berbeda dengan junk-junk yang mendarat di Batavia. Akibat dari pembunuhan orang Tionghoa tahun 1740 di Batavia, orang Tionghoa melarikan diri dan mencari perlindungan pada permukiman-permukiman Tionghoa lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dampaknya adalah, mereka membawa

Riot in 1740Chinese Messacre infront of city hall of Batavia old Jakarta

The Southeast Asian Chinese dominated trading had shown that Chinese junks landed on the coastal area of Java. Blusse’s dissertation has a complete presentation on the case of Batavia and her partner Amoy in south China. Those junk landed in the coastal area of Central and east Java would probably not much different to those landed in Batavia.

Due to the Chinese massacre in Batavia 1740, the Chinese escaped from the calamity to other Chinese settlement in central and East Java. As consequence they also brought political changes in the interior of the island.

Batavia Sebuah NovelPuing di antara lalu lintas yang macet

Di berbagai penjuru dunia jatuh bangunnya sebuah rezim terletak di Ibukota. Bangkitnya dinasti Ming di Tiongkok misalnya, ditandai dengan perpindahan ibukota dari Xi’An ke Beijing. Demikian juga di pulau Jawa, runtuhnya Majapahit ditandai dengan munculnya kota Demak sebagai ibukota kerajaan Islam. Bahkan di kehidupan modernpun demikian. Jatuhnya rezim-rezim di Indonesia modern berada di kota jakarta dan bukan di kota Indonesia yang lain. Karena itu tidak terlalu berlebihan untuk mengatakan bahwa panggung teater pergantian rezim adalah kota dengan benteng dan segala kekuatan ekonominya.

Kota

Batavia is a NovelRuin in the middle of traffic jam

Everywhere in the world, the rise and fall of a regime takes place in the capital city. The rise of Ming Dynasty in China is indicated by the movement od capital city from Xi’An to Beijing. Likewise in Java, the fall of Majapahit is followed by the rise of Demak city as the capital of Islamic kingdom. It happens in modern era. The fall of modern Indonesian regime took place in Jakarta and not in other Indonesian city. It is not too excessive to say that the theater stage of regime change is in the capital city with its wall, in the ancient time, and all its economics power.

A city is like a

Series EN 001
  1. Prelude

History always refers to unlimited space and time, a man, a group of man, a town, a collection of town, a building, an assembly of building, and all that flow to fill the life, the sketch of life.

Spatial History denotes human’s experience in changing times, alternating from one period to another period. Unrecorded and shaped occurrence but can be touched by the sense, a tinted and rewritten intuition, a series of sketch in space and time. That is why spatial history is not only about a cold and dead space, but long forgotten daily life.

Pages