Skip directly to content

Top Writing

To read more please click the title or the picture.
Title The Story
4. Skenario Terakhir.Karya Le Corbusier Kapel Notre Dame du Haut di Ronchamp selesai dibangun in 1954

Baik arsitektur modern, dari Post Modern sampai dengan Deconstruction semua berkembang karena mendapat dukungan institusi pendidikan. Decons berkembang karena AA (Architectural Association) yang menguasai jurnal-jurnal arsitektur di Inggris. Demikian pula arsitektur modern berkembang  karena di Eropa berkembang sebuah institusi Bauhaus dan majalah De Stijl. Bahkan, dukungan yang di lakukan di dalam Bauhaus mencari dasar-dasar ideologi yang menyebabkannya ditutup oleh Hitler karena dianggap kekiri-kirian dan para pengajarnya melarikan diri dari Jerman.

4. The Last Scenario.Le Corbusier, The chapel of Notre Dame du Haut in Ronchamp completed in 1954

As well as Modern Architecture, from Post Modern to Deconstruction all grown up with the support of educational institutions. Deconstruction developed because of AA (Architectural Association) which controlled the journals of architecture in England. Similarly, modern architecture evolved because of Bauhaus institution and De Stijl magazine developed in Europe. In fact, the support undertaken at the Bauhaus seeking ideological foundations that caused its closure by Hitler for being leftist and the teachers fled Germany. Aesthetics is trust to be derived from ideological concepts.

Seri ID 032Salah Satu Sudut Jalan Utrecht

“Tenang Kapiten, tidak semua opsir VOC kasar seperti itu. Dia itu polisi brengsek yang suka memeras, mencari-cari kesalahan orang, bahkan membalikkan orang yang benar menjadi bersalah. Itulah wajah polisi kota ini yang penuh dengan korupsi. Sedang Gubernur Jendral Patras dalam keadaan sakit-sakitan karena udara Batavia yang tidak sehat, sehingga tidak pernah peduli akan korupsi yang merajalela.” kata Dokter Herman van Santen menghibur.

Series EN 032A Corner of Utrecht Street

"Calm down Captain, not all VOC officer are rude. He's a jerk cop who likes to squeeze, pick holes, even reverse the right to guilty. That is the face of the corrupt city police. Mean while the Governor General Patras is in poor health because Batavia unhealthy air, so he never care about the rampant corruption". Said Dr. Herman van Santen entertaining. Indeed, the Governor General Abraham Patras lately always suspicious of landed Jung, in case they bring immigrant from China, he investigates passengers carried by 14 junks including that brings Jing Bing.

"Actually, I have also reported to

3. Skenario KetigaJalan dan Bangunan

Teori arsitektur berkembang bukan di dunia praktisi yang sangat takut pada para pemilik modal, tetapi di dunia pendidikan sebagai satu keunggulan akademik yang membedakan antara sekolah arsitektur satu dengan yang lain. Setiap sekolah arsitektur berkembang berdasarkan kurikulum yang khas dan disusun menurut idealismenya. Mungkinkah ini terjadi di Indonesia?

Bangsa kita terlalu suka dengan seragam, bukan hanya seragam militer saja, tetapi juga gardu listrik, halte bis, pompa bensin, sampai dengan WC umum yang seragam, jurusan arsitekturpun harus tunduk oleh kurikulum nasional yang membuat

3. The Third ScenarioThe Street and The Building

Architectural theory is grown not in the world of practitioners who were very afraid of the capital owners, but in the world of education as an academic excellence that distinguishes architecture schools with one another. The development of each architecture school is based on a unique curriculum and organized by idealism. Could this happen in Indonesia?

Our nation likes too much with the uniform, not just a military uniform, but also electric substation, bus stops, gas stations, up to a public restroom, the architecture department must abide by the national curriculum that makes all the

Seri ID 031Rumah Kapiten Nie Hoe Kong

“Semua penumpang dari kapal harus kami data untuk kota praja, kami tak ingin adanya imigran dari Tiongkok lagi, Batavia sudah terlalu penuh dengan orang Tionghoa.” kata orang ini sambil memelintir kumisnya. Wajahnya bulat tertutup cambang yang tidak perpelihara, matanya melotot mencari-cari kesalahan orang dan suaranya parau.

“Penumpang yang lain kemana?” tanya baljuw tadi.

“Tidak ada penumpang lagi meneer hanya satu sinshe Tan Jing Bing.” jawab kapiten Nie Hoe Kong.

“Ah aku tidak percaya, apakah ada yang kau sembunyikan?” tanya Cornelis Philips berkepanjangan, penuh curiga.

“Masak hanya

Series EN 031Captain Nie Hoe Kong's House

"All the passengers of the ship should be recorded for the township, we do not want any more immigrants from China, Batavia is already too full of Chinese people." This person said twirling his mustache. His not well maintained sideburns covered his round face, his eyes bulging to find fault of people and his voice was hoarse.

"Where are the other passengers?" Asked the baljuw earlier.

"There are no more passengers meneer only sinshe Tan Jing Bing." Replied captain Nie Hoe Kong.

"Well I do not believe, do you hide any?" Asked Cornelis Philips prolonged, suspiciously.

"Impossible if only

2. Skenario KeduaPetak Sembilan

Karena itu arsitektur bukan ornamen dan proporsi façade sebuah Mall sebab mall yang besar menjadi arsitektur hanya pada saat dia penuh sesak dengan manusia bahkan pada saat ada seorang perampok membunuh seorang satpam didalamnya.5) Mall di Jakarta memiliki makna pada saat dia dibanjiri manusia yang membutuhkan ruang publik untuk mengekspresikan dirinya didepan umum. Gedung-gedung jangkung Jakarta yang jauh dari zona pejalan kaki tetapi di semuti oleh kendaraan yang macet, sebenarnya adalah krematorium bagi arsitektur itu sendiri. Saya tidak percaya akan Form follows function karena fungsi

2. The second ScenarioPetak Sembilan

Because architecture is not ornaments and proportions of the façade of a mall as the giant mall turns into architecture only when it is crowded with people, even when there was a robber killed a security guard inside. 5) Malls in Jakarta have meaning when they are overwhelmed with people who need space to express themselves in public. The tall buildings in Jakarta that are far from the pedestrian zone but in crowded by stuck vehicle, is actually a crematorium for the architecture itself.

Pages