Skip directly to content

Top Writing

To read more please click the title or the picture.
Title The Story
Mega-urbanization di Jakarta 1Pasar Glodok

Mega-urbanisasi di Jakarta adalah akumulasi beberapa aspek, berkisar dari transportasi perkotaan yang berat sampai jumlah penduduk perkotaan yang sudah lebih dari 10 juta orang di malam hari. Bahkan pada siang hari melebihi 12 juta orang karena banyak komuter tinggal di Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor datang untuk bekerja di kota ini. Daerah perkotaan tumbuh ke ukuran raksasa yang mencaplok kota-kota kecil di sekitarnya menjadi Jabodetabek.

Mega-urbanization of Jakarta 1Glodok Market

Mega-urbanization in Jakarta is accumulation of several aspects, ranges from heavy urban transportation to the influx of urban inhabitant that is already more than 10 million people in the evening. In the day there are more than 12 million people in Jakarta because many commuter live in Bekasi, Tangerang, Depok, and Bogor come to work in the city. The urban area sprawls into its gigantic size taking smaller towns in its surrounding into Jabodetabek area.

Mega Urbanisasi di JakartaGlodok di Jakarta

Mega-urbanisasi di Jakarta adalah akumulasi beberapa aspek, berkisar dari transportasi perkotaan yang berat sampai jumlah penduduk perkotaan yang sudah lebih dari 10 juta orang di malam hari. Bahkan pada siang hari melebihi 12 juta orang karena banyak komuter tinggal di Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor datang untuk bekerja di kota ini.

Mega-urbanization of JakartaGlodok in Jakarta

Mega-urbanization in Jakarta is accumulation of several aspects, ranges from heavy urban transportation to the influx of urban inhabitant that is already more than 10 million people in the evening. In the day there are more than 12 million people in Jakarta because many commuter live in Bekasi, Tangerang, Depok, and Bogor come to work in the city.

Seri ID 027Rumah Kapiten Nie Hoe Kong

 

  1. Malam Penyambutan

Malam itu bulan tidak penuh, tertutup awan sedikit pada ujung sabitnya. Awan yang sedikit menutupi terang langit. Lampu-lampu obor jalan bertebaran seakan menyambut Jing Bing dari perjalanan jauh. Didepan Rumah sakit yang bersebelahan dengan penjara wanita tampak orang berjualan hilir mudik menjajakan berbagai macam makanan. Kota yang hidup bukanlah kota yang penuh dengan bangunan indah tapi kosong melompong dari manusia.

4. Malam PenyambutanPemandangan dari Kali Besar

Malam itu bulan tidak penuh, tertutup awan sedikit pada ujung sabitnya. Awan yang sedikit menutupi terang langit. Lampu-lampu obor jalan bertebaran seakan menyambut Jing Bing dari perjalanan jauh. Didepan Rumah sakit yang bersebelahan dengan penjara wanita tampak orang berjualan hilir mudik menjajakan berbagai macam makanan.

Series EN 027Captain Nie Hoe Kong's House

 

  1. Evening Reception

That night the moon was not full, a little cloud covered on the tip of her scythe. The little cloud covered the bright sky. The torch spread around seemed to welcome Jing Bing from a long trip. In front of the hospital adjacent to the women's prison, people walked back and forth selling a variety of foods. The living city was not a city filled with beautiful buildings but empty of human beings.

4. Evening ReceptionThe View from Kali Besar

That night the moon was not full, a little cloud covered on the tip of her scythe. The little cloud covered the bright sky. The torch spread around seemed to welcome Jing Bing from a long trip. In front of the hospital adjacent to the women's prison, people walked back and forth selling a variety of foods. The living city was not a city filled with beautiful buildings but empty of human beings.

Gereja Sion 2Orgel Tua

Orang Mardijker sekarang sudah terserap menjadi penduduk Jakarta pada umumnya. Mereka adalah golongan bawah di Batavia yang mengisi dan menggerakkan ekonomi kota disamping orang Tionghoa dengan perdagangannya. Mereka memiliki budaya, cara berpakaian yang berbeda. Pada waktu gereja ini di bangun 1695, bahasa sehari-hari di Batavia adalah Bahasa Portugis dan Bahasa Melayu sebagai komunikasi antar bangsa. Karena itu keberadaan orang Mardijker sangat penting di Batavia. Dari Kisah ini tentu kita rasakan bahwa gereja Sion merupakan gereja bersejarah yang sarat akan kisah masa lalu

Bentuk luar

Zion Church 2The Old Hand Organ

The Mardijkers now is absorbed into the population of Jakarta in general. They had been the lower classes in Batavia that filled and moved the economy of the city besides the Chinese with their trade. They had a different culture and way of dressing. At the time the church was built in 1695, everyday language in Batavia was Portuguese and Malay as the communication between nations. Therefore the existence of the Mardijkers was very important in Batavia. From this story of course we know that Zion church is a historic church, full of story of the past

The exterior of Zion church is still the

Pages