Skip directly to content

Culture

Seri ID 038

on Wed, 05/31/2017 - 07:49

                                                                       6. Aaltje

Siang itu Jing Bing sibuk meramu obat untuk pasien yang sakit demam, sebagai seorang sinshe meramu obat adalah bagian dari tugasnya. Memang di rumah obat ada obat yang telah dibungkus, hasil ramuan para asisten atas dasar resep yang diberikannya. Tetapi untuk penyakit yang berat Jing Bing harus meramu obat yang spesial. Hal ini karena selain harga obat yang mahal juga takarannya harus pas benar. Sebelum diramu, bahan obat ditimbang dulu dengan timbangan kecil.

Series EN 038

on Wed, 05/31/2017 - 07:47

                                                                       6. Aaltje

That afternoon Jing Bing was busy concocting medicine for a sickly fever patient, as a sinshe concocting drug was part of his job. Indeed, in the drug store there was a drug that had been wrapped, the concoction work of the assistants on the basis of the recipe he gave. But for severe illness Jing Bing had to mix up a special drug. This was because in addition to expensive medicinal price also must be fitted right dribs. Before mixed, medicinal ingredients are weighed first with a small scale.

Seri ID 030

on Thu, 10/20/2016 - 13:46

Semakin malam suasana halaman rumah kapiten Nie Hoe Kong bertambah meriah. Penduduk yang menyaksikan musik Gambang Kromong bertambah banyak. Suara orkes alat musik Gesek Tehyuan, Kongahyan dan sukong yang sering terlihat di Tiongkok dibarengi dengan Gong, gendang, suling, boning, krecek dan rebab sebagai musik tradisional nusantara semakin syahdu mengiringi lagu-lagu yang penuh humor. Sebuah ensemble yang harmonis untuk melahirkan musik yang menawan. Gadis-gadis nan cantik memainkan Tehyuan dengan tangan cekatan, badannyapun mengayun mengikuti irama di timpa suara penyanyinya.

Series EN 030

on Thu, 10/20/2016 - 13:43

The more late the night, the atmosphere in Captain Nie Hoe Kong’s front yard increasingly festive. Residents who came to see the Gambang Kromong music increase in number. The sound of stringed musical instrument orchestra Tehyuan, kongahyan and sukong, often seen in China, coupled with Gong, drums, flutes, boning, krecek and rebab as traditional music of the archipelago became more serene accompanied the songs that were full of humor. A harmonious ensemble to deliver captivating music. Pretty girls played Tehyuan with a deft hand, her body swung following the rhythm overrode by the song.

1. Skenario Pertama

Teori arsitektur merupakan sebuah rumah sakit besar yang terdiri dari berbagai alat analisa yang tujuannya sama, mencari penyakit seseorang dan memberi pengobatan. Kondisi sosial masyakat yang sakit selalu dipandang dari segi sosial ekonomi tanpa melihat celah-celah yang merupakan satu kesatuan dari sistem peruangan. Dia adalah satu metoda untuk mencari jalan kembalinya memory yang rusak oleh perubahan.2)

Teori arsitektur adalah latar penyembuhan ingatan yang hilang karena tekanan politik.

1. The first Scenario

Architectural theory is a major hospital that consists of various data analysis tools in the same destination, to search for one's illness and to provide treatment. The social conditions of communities that are ill, is always seen in terms of socioeconomic without seeing the gaps as an integral part of the spatial system. It is one method to seek the return of faulty memory by changes.2)

Architectural theory is the background of healing of lost recollection due to political pressure.

Seri ID 028

on Thu, 09/15/2016 - 08:29

“Selamat datang Sinshe Tan.” Nie Hoe Kong dalam bahasa Hokien menyambut Jing Bing dengan sopan. Mempersilahkannya duduk di sebelahnya. Diteras yang luas itu terdapat beberapa kursi untuk para tamu yang terhormat mengelilingi meja besar dan bundar.

“Aku harap Sinshe akan krasan di Batavia.” sambungnya. Wajahnya bersinar-sinar gembira.

“Di Kota ini sedang banyak mengalami masalah baik kejahatan ataupun kesehatan.” timbrung letnan Nio Kanko.

“Banyak orang terkena sakit misterius.” Nie Hoe Kong menambahkan.

“Apakah mungkin bisa dijelaskan kapiten?” tanya Jing Bing menyela.  

 “Kota ini sejak

Series EN 028

on Thu, 09/15/2016 - 08:26

"Welcome Sinshe Tan." Nie Hoe Kong welcomed  Jing Bing politely in Hokienese. He invited the Sinshe to sit beside him. At the vast terrace there were a few seats for distinguished guests surounded a large and round table.

"I hope Sinshe will be at home in Batavia." He continued, his face was shinning happily.

"In this city there were a lot of crime and health problems." Interfered lieutenant Nio Kanko.

"Many people get a mysterious illness." Nie Hoe Kong added.

"Could you explained what illness lieutenant?" Jing Bing interrupted.

"Since more than a year this city was hit by problems of

Pages