Skip directly to content

Environment

Seri ID 029

on Tue, 09/27/2016 - 06:27

Poh An yang berada di belakang Jing Bing membisikinya “Dia itu dokter Herman van Santen. Dia adalah kepala rumah sakit kota, sekaligus dokter kepala di Batavia dan dokter muda, Samuel Christiaan Kriel seorang dokter bedah atau Chirurgijn. Sedang satunya lagi dokter Jan de Put sudah kau kenal siang tadi. Dokter van Santen inilah yang menginginkan kedatangan seorang Sinshe yang pandai dari Fujian, pemikiran dokter ini terbuka dan baik kepada orang Tionghoa. Dia sudah sangat pusing dengan penyakit panas dingin yang disebut Malaria dan berjangkit di Batavia selama ini.

Series EN 029

on Tue, 09/27/2016 - 06:25

Poh An who sat behind Jing Bing whispered "He is doctor Herman van Santen. who is the head of the city hospital, and head physician at Batavia and the young doctor, Samuel Christiaan Kriel a surgeon or Chirurgijn. The other one is of course doctor Jan de Put whom  you already know this afternoon. It is Doctor van Santen who wanted to call a good Sinshe from Fujian, this open mind doctor was kind to the Chinese. He's been so dizzy with chills disease called malaria that is contagious in Batavia now. As the number of doctors was limited, he decided to call a Sinshe.

Belajar dari Gili Trawangan

Gili bagi orang Pulau Lombok berarti pulau yang sangat kecil. Gili Trawangan adalah pulau kecil dari tiga gugusan pulau di sebelah Barat Pulau Lombok. Dua pulau kecil yang lain adalah Gili Meno dan Gili Air. Pulau ini sangat kecil, untuk mengelilinginya dengan cidomo atau dokar yang ditarik kuda hanya butuh waktu sekitar satu Jam. Jalan-jalannyapun sempit hanya selebar lima meter, bahkan pada ruas tertentu lebarnya hanya tiga meter. Selain itu, jalan-jalan ini masih merupakan jalan tanah berpasir.

Learning From Gili Trawangan

Gili for people of Lombok Island means a very small island. Gili Trawangan is a small island of the three islands in the west of the Island of Lombok. Two other small islands are Gili Meno and Gili Air. The island is very small, to surround it with cidomo or horse-drawn buggy only takes about one hours. The streets are too narrow only five meters wide, even on a specific segment merely three meters wide. In addition, these streets is still a sandy dirt road. But unthinkably this island developed into tourist place with all the amenities of modern life.

Tourists on vacation to the island is

Seri ID 021

on Sat, 11/14/2015 - 10:04

Walaupun tinggal di rumah Tan Tion Qua, Poh An bekerja sebagai  Pegawai Kapiten Nie Hoe Kong dan di tugaskan di pabrik gula daerah Ommelanden Batavia. Kapiten Nie Hoe Kong adalah seorang raja pedagang gula yang memiliki banyak pabrik gula dan arak. Poh An adalah kepercayaannya dalam mengelola pabrik-pabrik tadi. Pekerjaannya sehari-hari adalah mengontrol pabrik dan membagikan upah harian kepada para pekerja. Gula dan Arak yang dihasilkan sebagian dijual di Batavia dan sebagian dikirim kepelabuhan untuk dijual keluar kota.

Series EN 021

on Sat, 11/14/2015 - 10:01

Although staying at Tan Tion Qua’s house, Poh An worked for Kapitan Nie Hoe Kong and assigned in a sugar factory in Ommelanden Batavia. Poh An was whom Nie Hoe Kong could rely on managing his sugar factories. His daily work was to control the factory and distributed daily wages to the workers. One part of sugar and rice wine produced were sold in Batavia and another part were sent to the port to be sold out of the city. His work led him acquainted with the workers and slaves from Bali.

Tan Poh An was Tan Jing Bing’s best friend since childhood and they loved to play in the river.

Kemacetan Lalu-Lintas di Jakarta

Pendahuluan

Jakarta adalah kota yang lalu-lintasnya macet. Bahkan di tengah malam pun lalu-lintasnya belum lancar. Itulah yang membuat kota ini tidak nyaman untuk di huni. Apalagi pada waktu pulang kantor di hari Jumat atau hari sebelum libur panjang, kemacetan terjadi diseluruh kota. Pada saat kemacetan parah ini mobil sama sekali tidak dapat bergerak, orang seakan pasrah untuk bisa mencapai tujuan kapan saja. Dari pada terjebak kemacetan lalu-lintas sopir bajaj dan taxi memilih istirahat, bermain kartu dengan temannya.

Traffic congestion in Jakarta

Introduction

Jakarta is a city of traffic jams. Even in the middle of the night the traffic congestion has not been unraveled. That is what makes this city is not comfortable to live. Moreover, at the time people come home from work on a Friday or the day before a long holiday, the congestion occurred throughout the city. At the moment of this severe congestion car cannot move at all, people seemed resigned to be able to achieve the destiny at any time.

Pages