Skip directly to content

Planning

Seri ID 029

on Tue, 09/27/2016 - 06:27

Poh An yang berada di belakang Jing Bing membisikinya “Dia itu dokter Herman van Santen. Dia adalah kepala rumah sakit kota, sekaligus dokter kepala di Batavia dan dokter muda, Samuel Christiaan Kriel seorang dokter bedah atau Chirurgijn. Sedang satunya lagi dokter Jan de Put sudah kau kenal siang tadi. Dokter van Santen inilah yang menginginkan kedatangan seorang Sinshe yang pandai dari Fujian, pemikiran dokter ini terbuka dan baik kepada orang Tionghoa. Dia sudah sangat pusing dengan penyakit panas dingin yang disebut Malaria dan berjangkit di Batavia selama ini.

Series EN 029

on Tue, 09/27/2016 - 06:25

Poh An who sat behind Jing Bing whispered "He is doctor Herman van Santen. who is the head of the city hospital, and head physician at Batavia and the young doctor, Samuel Christiaan Kriel a surgeon or Chirurgijn. The other one is of course doctor Jan de Put whom  you already know this afternoon. It is Doctor van Santen who wanted to call a good Sinshe from Fujian, this open mind doctor was kind to the Chinese. He's been so dizzy with chills disease called malaria that is contagious in Batavia now. As the number of doctors was limited, he decided to call a Sinshe.

Gereja Sion 2

Orang Mardijker sekarang sudah terserap menjadi penduduk Jakarta pada umumnya. Mereka adalah golongan bawah di Batavia yang mengisi dan menggerakkan ekonomi kota disamping orang Tionghoa dengan perdagangannya. Mereka memiliki budaya, cara berpakaian yang berbeda. Pada waktu gereja ini di bangun 1695, bahasa sehari-hari di Batavia adalah Bahasa Portugis dan Bahasa Melayu sebagai komunikasi antar bangsa. Karena itu keberadaan orang Mardijker sangat penting di Batavia. Dari Kisah ini tentu kita rasakan bahwa gereja Sion merupakan gereja bersejarah yang sarat akan kisah masa lalu

Bentuk luar

Zion Church 2

The Mardijkers now is absorbed into the population of Jakarta in general. They had been the lower classes in Batavia that filled and moved the economy of the city besides the Chinese with their trade. They had a different culture and way of dressing. At the time the church was built in 1695, everyday language in Batavia was Portuguese and Malay as the communication between nations. Therefore the existence of the Mardijkers was very important in Batavia. From this story of course we know that Zion church is a historic church, full of story of the past

The exterior of Zion church is still the

Sejarah dan Keindahan 1

Bukan saja sebagai mata pelajaran yang di ajarkan kepada anak-anak sekolah baik SD, SMP, dan SMA, sejarah juga ada di semua ilmu. Sejarah bukan hanya tentang silsilah raja-raja yang harus di hafalkan, tetapi sebuah metoda untuk memprediksi keadaan dimasa depan. Bahkan ilmu-ilmu yang jauh dari ilmu sejarah, seperti silsilah raja tadi, selalu memiliki subyek sejarah sebagai bagian dari ilmu tersebut.

Semua ilmu menggunakan sejarah sebagai dasar analisa. Di dalam Ilmu ekonomi juga di kenal ilmu sejarah ekonomi yang mengamati keadaan ekonomi di masa lalu untuk membaca keadaan ekonomi masa kini.

History and Beauty 1

Not only as a subject taught to school children either elementary, junior high and high school, history is also present in all sciences. History is not just about the genealogy of the kings that have to be memorized, but a method to predict the future state. Even any sciences, that  is far from history, such as that genealogy of the king mentioned before, always have their history subject.

All the sciences are using history as a basis for analysis. In economics it is also known economic history that observe the state of the economy in the past to read the state of the economy today.

Jakarta-Bogor Naik KRL

Dari semenjak jaman Gubernur Jendral Gustaf von Imhoff di pertengahan abad ke 18 Bogor adalah tempat peristirahatan yang sejuk dan menjadi tujuan wisata. Walaupun hawanya sekarang sudah tidak sejuk lagi, tetapi tetap saja menjadi tujuan wisata. Akibatnya setiap hari Sabtu dan Minggu lalu-lintas di kota ini menderita kemacetan yang sangat parah

Dulu di Batavia orang belum mengenal bahwa air minum harus di masak sebelum di minum. Di Batavia orang masih mengambil air minum dari Kali Ciliwung yang kotor.

Jakarta-Bogor By KRL Train

Since the time of Governor General Gustaf van Imhoff in the mid 18th century Bogor was a cool resting place and a tourist destination. Although the weather is now no longer cool, but still it is a tourist destination. As a result, every Saturday and Sunday traffic in this city suffered severe congestion.

In the ancient time in Batavian did not know that drinking water must be cooked first. Batavian took drinking water from filthy Ciliwung River. The deposite of river water was precipitated and directly drunk without being cooked before, hence there were so many people got bellyache.

Pages