Skip directly to content

Seri ID 038

on Wed, 05/31/2017 - 07:49
Chinese Medicine
Chinese Medicine

                                                                       6. Aaltje

Siang itu Jing Bing sibuk meramu obat untuk pasien yang sakit demam, sebagai seorang sinshe meramu obat adalah bagian dari tugasnya. Memang di rumah obat ada obat yang telah dibungkus, hasil ramuan para asisten atas dasar resep yang diberikannya. Tetapi untuk penyakit yang berat Jing Bing harus meramu obat yang spesial. Hal ini karena selain harga obat yang mahal juga takarannya harus pas benar. Sebelum diramu, bahan obat ditimbang dulu dengan timbangan kecil. Setelah timbangan tepat, baru dihaluskan dan di campur dengan ramuan yang lain. Jika di rumah sakit tidak ada obat, maka dibuatkan resep untuk dibeli di Petak Sembilan, Pecinan. Di sana ada Sebuah toko obat “Lo An Tong” yang terkenal dan kabarnya mempunyai jaringan ke Fujian.

Ruang kerja nya dicat putih bersih dengan selembar lukisan Tiongkok yang disebelahnya adalah syair. Di sisi kanan meja panjang penuh dengan obat, juga terdapat meja untuk menerima pasien.Di sisi kiri juga terdapat dipan untuk memeriksa pasien. Pada dinding sebelah kanan terdapat lemari obat yang tinggi sampai ke langit-langit. Bau obat Tionghoa mengisi seluruh ruang.

Tiba-tiba dari dari pintu yang terbuka sedikit muncul dokter Jan de Put. Wajahnya berseri penuh keramahan. Pakaiannya putih bersih seragam dokter, tampak gagah dengan cambang.

“Selamat siang sinshe, boleh saya mengganggu sebentar?” dokter Jan de Put menyapa dengan bahasa Melayu logat Belanda.

“Ah selamat siang dokter, silahkan masuk, ada yang bisa saya bantu?” jawab Jing Bing dengan bahasa Melayu yang Pelo, wajahnya berseri, mempersilahkan dokter Jan de Put duduk di kursi, depan meja kerjanya. Meja kerjanya tidak besar, bersih dan tidak terdapat tumpukan buku, hanya satu bendel kertas dan pena untuk menulis resep.

“Sinshe aku ingin minta tolong, ada seorang Belanda Meneer William van Eickman sakit Apopleksi, badannya separo tidak dapat digerakkan dan hanya tidur diranjang. Walaupun sudah beberapa kali di obati dokter Herman van Santen tetapi tak kunjung sembuh, apakah Sinshe bisa mengobatinya? Meneer Eickman adalah kepala akuntan.”